SMADA JEMBER – Gelaran panggung seni tahunan yang paling dinanti, Prabandhakara 2026, sukses mengguncang bumi SMADA pada Sabtu (14/02/2026) lalu. Dimotori oleh kreativitas tanpa batas dari ekstrakurikuler musik SENADA dan didukung penuh oleh seluruh warga sekolah, ajang pentas seni (pensi) tahun ini berhasil menyedot perhatian ratusan pasang mata, baik dari internal sekolah maupun pencinta seni di Kabupaten Jember.
Mulai dibuka sejak pukul 14.00 WIB, area SMA Negeri 2 Jember disulap menjadi ruang artistik yang megah dan penuh energi positif.
Filosofi “Arteries of Harmony”
Tahun ini, Prabandhakara mengusung tema yang sangat mendalam, yaitu “Arteries of Harmony”. Tema ini diibaratkan sebagai pembuluh darah yang mengalirkan semangat, dedikasi, dan jiwa muda para siswa. Aliran tersebut kemudian melebur menjadi satu simfoni yang harmonis di atas panggung, membuktikan bahwa perbedaan bakat dan potensi di SMADA dapat bersatu padu menghasilkan sebuah mahakarya yang memukau.
Unjuk Bakat dan Kolaborasi Kreatif
Kemeriahan acara sudah terasa sejak siang hari melalui berbagai penampilan unjuk bakat dari siswa-siswi SMADA. Mulai dari seni tari tradisional yang anggun, modern dance yang energetik, teater, hingga penampilan memukau dari band-band lokal sekolah.
Puncak estetika musik dihadirkan oleh kolaborasi apik dari ekstrakurikuler SENADA. Mereka berhasil menyajikan aransemen musik yang ciamik, memadukan berbagai instrumen hingga menyentuh emosi para penonton yang hadir. Suasana semakin memanas dan meriah saat guest star (bintang tamu) naik ke atas panggung, membawa gemuruh nyanyian bersama (sing-along) di bawah langit sore menuju malam Jember.
Wujud Nyata “HEBAT, JUARA, RELIGI”
Kepala SMAN 2 Jember dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas kerja keras seluruh panitia yang terlibat. Kegiatan industri kreatif berskala besar seperti Prabandhakara ini menjadi bukti nyata bahwa jargon “SMADA HEBAT, SMADA JUARA, SMADA RELIGI” tidak hanya digaungkan dalam ruang kelas atau mimbar kompetisi akademik saja.
HEBAT dalam memanajemen dan mengorganisasi acara besar secara profesional.
JUARA dalam melahirkan kreativitas dan mempertahankan eksistensi panggung seni pelajar.
RELIGI dengan tetap menjaga nilai-nilai kesantunan, ketertiban, dan kebersamaan yang harmonis selama acara berlangsung.
Secara keseluruhan, Prabandhakara 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi seni yang sehat bagi generasi muda. Suksesnya acara ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus standar tinggi untuk gelaran Prabandhakara di tahun-tahun mendatang.
Sampai jumpa di Prabandhakara selanjutnya! SMADA HEBAT, SMADA JUARA, SMADA RELIGI!
Penulis: ICT SMAN 2 Jember